logo logo

Puisi untuk penghianat cinta

Jika manusia punya hati mereka tidak,
Mereka mendahulukan asa yang hampa,
Asa yang tidak mengenal rasa,
Jasad mereka adalah kuburan bagi hati mereka.

Didepan mereka lembut, dibelakang menikam,
Kepercayaan dibalas dusta,
Kejujuran teramat pahit bagi mereka,
Mulut manis, namun hati pahit.

Senyum hanya hiasan muka,
Yang dibaliknya terdapat racun berbisa,
Racun kepura-puraan yang membunuh mati,
Seperti hati mereka yang telah mati.

Prinsip mereka laksana api berkobar,
Membakar apa saja yang dihadapinya,
Menghanguskan, melebur tanpa berperasaan,
Dan yakin hanya mereka yang benar sendiri.

Penghianat cinta laksana ular berbisa,
Membunuh tanpa memberitahu,
Melilit hati manusia-manusia tulus,
Bahkan… kadang sampai mati.

Tempat mereka adalah kuburan,
Karena mereka bahnya orang mati,
Mati hati dan mati rasa,
Hanya akal mereka yang hidup,
Yang tak lebih dari binatang.

-coretan-iseng-disore-hari-

bottom

One Response to “Puisi untuk penghianat cinta”

  1. samar says:

    muantap tenan ini cocok untuk meluapkan hati yang dikecewakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

bottom