logo logo

Cinta – Ibnu Farid

Bila aku mati karena cintanya, aku hidup karena dia.
Lewat penyangkalan diri dan melimpahnya kemiskinanku.
Inilah cinta, nafsuku bukan benda nyata.
Dan ia yang fana mesti memilih-nya jika sedang tergila-gila.
Hidup adalah lamunan bebas, bagi cinta adalah duka.
Mula-mula terasa sakit, lalu mati, namun maut adalah milik nafsu cinta.
Ia hidup dimana kekasihku melimpahkan berkah sebagai rahmat.
Jika perpisahan adalah upah yang kuperoleh darimu.
Dan tiada jarak lagi antara kita,
kau sebut perpisahan sebagai persatuan.
Tiada penolakan selain cinta, selama kau tak membencinya.
Dan rasa enggan, kesukaran apa pun akan mudah dipikul.
Derita yang menyiksa kita terasa nikmat.
Ketakadilan yang diperbuat cinta adalah keadilan dan kesabaranku,
Tanpa kau dan denganmu akan menjadikan yang pahit terasa manis bagiku.

bottom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

bottom